Menindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Nelayan Prigi, Pimpinan DPRD Melakukan Konsultasi Ke Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur

  • Kategori: Berita
  • Diterbitkan pada Jumat, 23 Maret 2018 04:02
  • Dilihat: 409

Menindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Nelayan Prigi Kecamatan Watulimo terkait dengan Rencana Pembangunan Pelabuhan Niaga Prigi yang telah disampaikan kepada DPRD beberapa kali terakhir disampaikan pada Hari Kamis tanggal 8 Maret 2018, Pimpinan DPRD Kabupaten Trenggalek bersama Ketua Komisi II, Ketua Komisi III, Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek melakukan konsultasi ke Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di Surabaya pada Hari Senin Tanggal 12 Maret 2018.

Rombongan diterima oleh Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur bersama staf terkait. Dalam konsultasi dimaksud Pimpinan DPRD menyampaikan kekhawatiran - kekhawatiran masyarakat nelayan Prigi terkait dengan rencana pembangunan pelabuhan niaga Prigi dimaksud antaralain Pembangunan pelabuhan niaga Prigi akan mematikan mata pencaharian nelayan; Polusi yang ditimbulkan oleh tumpahan olie kapal di sepanjang alur pelayaran akan menimbulkan pencemaran air sehingga mengganggu ekosistem dan habitat ikan.; Dengan adanya lalu lalang kapal, ikan akan lari dari teluk Prigi sehingga nelayan kesulitan mencari ikan.

Menanggapi kekhawatiran - kekhawatiran masyarakat nelayan Prigi seperti yang disampaikan oleh Pimpinan DPRD Kabupaten Trenggalek, Dinas perhubungan Provinsi Jawa Timur menjelaskan bahwa :Rencana pembangunan pelabuhan niaga Prigi sudah digagas cukup lama bahkan sejak Bupati Trenggalek dijabat oleh Bapak Mulyadi,

Rencana pembangunan pelabuhan niaga Prigi telah dilakukan kajian secara mendalam baik oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Pusat. Berdasarkan kajian strategis yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, teluk prigi merupakan kawasan strategis yang cocok untuk dikembangkan menjadi pelabuhan. Hasil kajian tersebut telah dituangkan dalam Rencana Induk Pembangunan Pelabuhan dan telah  dianggarkan dana untuk fisik bangunan baik dalam APBN, APBD Provinsi Jawa Timur maupun APBD Kabupaten Trenggalek.

Yang sangat disayangkan, kenapa keberatan para nelayan baru disampaikan tatkala perencanaan sudah masuk tahap final bahkan sudah memasuki tahap proses penganggaran, apabila disampaikan tatkala perencanaan awal tentu tidak serumit saat ini. Lebih lanjut dijelaskan bahwa Pembangunan pelabuhan niaga Prigi diharapkan akan membuka akses perekonomian di pesisir selatan Jawa.

Menanggapi kekawatiran masyarakat nelayan Prigi terkait pelabuhan niaga ini akan berkembang seperti pelabuhan tanjung Perak Surabaya, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menjelaskan bahwa Pelabuhan Niaga Prigi yang akan dibangun hanya pelabuhan perintis sehingga ukurannya hanya kecil. Dermaga yang akan dibangun hanya sepanjang 150 M dengan lebar 10 M. Untuk tahap awal hanya dibangun dermaga sepanjang 75 M  dengan lebar 10 M. Jarak dermaga dengan bibir pantai hanya 55 M. Pelabuhan niaga Prigi ini tidak akan berpengaruh terhadap area tangkapan ikan para nelayan karena space yang diperlukan sangat kecil dibanding dengan space teluk Prigi. Kapal yang bersandar di Pelabuhan niaga Prigi hanya kapal kapal yang berukuran maksimal 150 M dengan lebar 12 M. Karena pelabuhan niaga Prigi hanya pelabuhan perintis, maka intensitas kapal yang masuk ke pelabuhan niaga Prigi seminggu hanya 2 kali. Dibandingkan dengan luasan teluk Prigi, hadirnya pelabuhan niaga Prigi tidak akan mematikan mata pencaharian nelayan, tidak mempengaruhi ekosistem dan habitat ikan serta tidak mempengaruhi jumlah tangkapan ikan.Perahu perahu kecil, kerambah dan jaring thithil milik para nelayan tidak akan disingkirkan sepanjang tidak berada dalam alur pelayaran. Apabila ada sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh para nelayan guna mendukung aktivitas nelayan dalam mencari ikan, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur siap membuatkan sarana dan prasarana dimaksud sepanjang sesuai dengan kriteria yang dapat didanai APBN maupun APBD Provinsi Jawa Timur serta realistis. (mt)