Alokasi Belanja Langsung Harus Digunakan Untuk Program dan Kegiatan yang Manfaat Capaian Kinerjanya Dapat Dirasakan Langsung Oleh Masyarakat

  • Kategori: Berita
  • Diterbitkan pada Rabu, 14 Maret 2018 03:05
  • Dilihat: 272

Politisi asal Kecamatan Watulimo ini berharap agar Sdr. Bupati bertindak tepat dan bijak dalam mengelola anggaran sebab Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Trenggalek Tahun Anggaran 2017turun sebesar 10,71% dari tahun lalu, sehingga dapat efektif dan efisien dan tepat sasaran, dengan lebih meningkatkan prosentase Belanja Langsung terhadap Belanja Tidak Langsunglebih proporsional.

Selain itu penyusunan program dan kegiatan SKPD diharapkan lebih cermat dan tidak saling tumpang tindih dan diharapkan adanya koordinasi dan sinergi antar dinas terkait sehingga dengan anggaran terbatas dapat lebih efisien dan lebih bermanfaat untuk menyentuh kepentingan rakyat.

Melihat kenaikan Belanja Pegawai yang cukup besar yakni 894 Milyar 995 Juta 721 Ribu 900 rupiah naik sebesar8 milyar 63 juta 687 ribu 421 rupiah dari tahun lalu sebesar 886 milyar 932 juta 34 ribu 479 rupiah atau naik sebesar 0,91%, menurut Fraksi PDI-P perlu dipertimbangkan karena Dana Alokasi Umum yang kita terima direncanakan sebesar 901 Milyar 379 Juta 781ribu rupiah. Bagaimana langkah-langkah Sdr. Bupati dalam menyikapi permasalahan tersebut agar tidak mengurangi Belanja Langsung, yang berimbas padapembiayaan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat berkesinambungan.

Menurunnya anggaran Dana Hibah sebesar 8 milyar 258 juta 679 ribu 500 rupiah dari tahun lalu sebesar 22 milyar 494 juta 479 ribu 500 rupiah menjadi 14 Milyar 235 Juta 800 Ribu Rupiah atau turun sebesar 36,71 %, menurut Fraksi PDI-P perlu dipertimbangkan penggunaannyauntuk membangun sarana dan prasarana pendukung tempat wisata sehingga mampu untuk menambah pendapatan retribusi sebagai pendapatan asli daerah dan dicermati kembali manfaat dana hibah sehingga hasilnya benar – benar dirasakan untuk kepentingan rakyat kecil.

Terbatasnya anggaran untuk sektor pariwisata, menurut Fraksi PDI-P Sdr. Bupati perlu mempertimbangkan kembali mengundang investor yang sudah pernah mengunjungi, melihat tempat wisata di Trenggalek untuk kerjasama dalam jangka waktu tertentu pengelolaan tempat wisata yang potensial sehingga menjadi tempat tujuan wisata yang menarik.

Mengakhiri pemandangan umumnya Fraksinya, PDI-P berharap untuk dapat melaksanakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dengan baik maka diperlukan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif yang dimulai dengan ketepatan waktu penetapan anggaran, untuk itu mohon keseriusan Sdr. Bupati untuk memberikan motivasi kepada SKPD agar pelaksanaan APBD utamanya pekerjaan fisik nanti lebih dipacu dan tidak molor dikarenakan perangkat pendukung belum dipersiapkan dengan baik.(keu)